9 Cara Merawat Anak Kucing Ras Persia

.
Kucing Persia merupakan salah satu ras populer yang paling digemari manusia. Beberapa penyayang binatang senang melihat tingkah laku anak kucing Persia yang menggemaskan dan berniat memelihara satu di rumah. Bagaimana cara merawat anak kucing Persia? Tentu bukan hal mudah, bila dibandingkan ras lokal maka ras Persia menawarkan banyak tantangan dan pantangan.

Berikut beberapa cara penting dalam merawat anak kucing Persia agar tumbuh sehat bebas penyakit.
1. Bila memelihara anak kucing dari hasil perkawinan induk, maka perawatan jadi lebih mudah. Si manis boleh diasuh dan disusui langsung oleh sang induk. Air susu yang berasal dari sang induk lebih aman dan terjamin, bantu membentuk sistem imun. Meski terkadang induk kucing tak mau merawat anaknya karena faktor-faktor tertentu.
Jika sang induk tak mau memberi susu, berikan saja susu pengganti tetapi jangan asal pilih. Bila ingin memberi susu pengganti, carilah yang diformulasi khusus untuk anak kucing, terutama ras Persia. Pastikan susu tak mengandung laktosa. Berikan setiap dua hingga tiga jam sekali.
2. Setelah induk kucing melahirkan, jangan terlalu sering memegang si anak, biarkan hingga berusia dua minggu. Bila ingin memegang si kecil, lakukan dengan hati-hati.
3. Jangan mandikan si kecil! Itu bisa menjadi masalah serius, apalagi disebabkan oleh beragam faktor seperti kelembaban dan perubahan suhu. Bila bulu anak kucing tampak kotor, bersihkan dengan bedak khusus. Bila masih dalam perawatan sang induk, biarkan ia membersihkan bulu si anak.
4. Sediakan tempat tidur yang bersih, kering, hangat dan nyaman. Ganti alas tempat tidur setiap harinya, tubuh anak kucing masih rentan terhadap penyakit, terutama infeksi jamur, bakteri dan kutu.
5. Tempat tidur kurang begitu hangat? Pasanglah bola lampu 25 watt di atas tempat tidur si manis. Ini sangat berguna karena si kecil belum mampu mengontrol suhu tubuh dengan baik.
6. Bila si manis sudah berusia sebulan, kenalkan jenis makanan yang sama seperti sang induk. Namun perlu disesuaikan atau membeli makanan yang diformulasi khusus untuk anak kucing.
7. Bila si manis menginjak usia antara 1,5 hingga 2 bulan, kenalkan dengan lingkungan sekitar atau ajaklah ia bermain.
8. Beberapa anak kucing mungkin masih menyusui sang induk meski sudah berusia dua bulan, ajarkan si manis mengkonsumsi makanan padat. Bila terus menyusui, si manis lebih rentan terkena penyakit karena sistem daya tahan yang berasal dari sang induk mulai berkurang.
9. Pada usia dua bulan, bawalah si manis ke dokter untuk pemberian vaksin dan obat cacing.
Selain kondisi pertumbuhan, perhatikan pula kesehatan bulu si manis. Cara merawat bulu anak kucing Persia tak jauh berbeda dari kucing dewasa. Ada beberapa tahapan yang wajib dilaksanakan seperti: menyisir, mencukur dan memandikan.

Cara merawat anak kucing ras Persia memang bukan pekerjaan mudah karena perlu memperhatikan faktor kebersihan, terutama bila si manis mulai menginjak usia dua bulan. Keindahan bulu harus tetap terjaga, jauh dari virus, bakteri ataupun kutu.